Celoteh Rei di satnite Alone..
Habis baca 2 Novel, banyak banget kalimat” yang gw suka..dan gw akan merangkumnya disini:
Dari Nove Name of the Game :
“Aku mencintaimu, tapi aku ragu kau akan menerimaku apa adanya”
“Sebelum kita saling kenal, kau tidak mengenalku. Setelah menghabiskan waktu bersama pun, kau tetap tidak mengenalku. Seperti permainan kartu, aku akan menjaga baik2 rahasia semua kartuku darimu”
“Dan ketika tak ada lagi rahasia diantara kita, aku bahkan tak berani mengangkat kepala. Aku tak berani menghadapi kenyataan, bahwa kau mungkin tak akan lagi peduli padaku..”
Untuk Novel itu kayak’a kata” itu yang buat gw termantra dengan kata” itu..heheh
Dan untuk Novel kedua;
Dari Orang ketiga:
“Tak ada yang lebih menyakitkan daripada menatap kedua mata orang yang kamu cintai, lalu menemukan bayangan orang lain terpantul disana”
“Jadi orang ketiga bukan sesuatu yang membanggakan”
“Namun, hati kadang-kadang terlalu naïf pada godaan bernama cinta. Tanpa bisa dicegah, tahu-tahu saja kamu terjebak dalam hubungan segitiga. Kamu berusaha keluar, mencari jalan pulang. Kamu bahkan menumpuk banyak alasan untuk berhenti memikirkannya. Berhenti menginginkannya”
“Sayangnya, terlambat…..kamu terlanjur mencintainya”
“Gue bukan perempuan bodoh yang merelakan semua demi cinta. Kalau memang lo memilih bersama “dia”, silahkan. Gue nggak punya hak apa-apa buat melarang lo pergi. Sama halnya lo nggak punya hak buat melarang gue bersama orang lain”
“Berusaha mati-matian menata puing-puing hatinya yang kembali hancur berantakan”
“Bagaimanapu, yang menjalani kehidupan pernikahan nanti adalah kalian. Bukan ayah, bukan ibu, bukan keluarga yang lain. Dari ujian ini, Ayah bisa melihat sejauh mana keseriusan kalian dua untuk membentuk keluarga bersama-sama pada masa yang akan dating”
“Perniakahan adalah momen sacral yang hanya terjadi sekali dalam seumur hidup”
“Masa lalu tempatnya dimasa lali. Nggak perlu diungkit kembali”
“Perselingkuhan adalah salah satu manifestasi dari jiwa ke kanak-kanakan manusia. Perselingkuhan tidak ubahnya dengan sebuah permainan yang membutuhkan akurasi, strategi, negosisasi, keberanian mengambil risiko, dan kepercayaan diri. Ibarat kata, perselingkuhan adalah permainan monopoli, paint ball, roller coaster dan kartu remi digabung jadi satu”
“setidaknya, ada dua strategi utama dalam berselingkuh. Pertama adalah menentukan waktu khusus untuk bergabung dengan pasangan selingkuh. Kedua adalah menentukan lokasi tepat untuk bertemu dengan pasangan selingkuh”
“Kalau seseorang bertanya pada orang lain tentang jawaban dari permasalahan yang dia hadapi, sebenernya dia sendiri sudah tau jawaban dari pertanyaan itu apa. Dia Cuma butuh konfirmasi, penguatan dari jaaban yang sudah dia punya”
“Sebuah hubungan tidak Cuma butuh cinta”
“kemana perginya semua perasaan cinta itu? Kemana perginya semua keinginan untuk menyayangi itu? Kenapa yang ada hanyalah perasaan sakit hati seperti saat ini?”
“Aku kecewa karena ternyata selama ini aku bukan orang nomor satu buat kamu, bahwa kamu nggak pernah merasakan perasaan yang sama seperti yang aku rasakan. Tapi sekali lagi, siapa aku, berani-beraninya memaksa perasaan orang lain, yak an? Aku nggak bisa memaksamu buat menyayangi aku lebih”
“Masa lalu disebut masa lalu karena memang sudah terjadi. Semua orang berhak salah dan tidak ada satu hal pun yang bisa kita lakukan buat mengubahnya. Hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah mengambil pelajaran dari kesalahan yang pernah kita buat”
“Maaf karena aq udah menyakiti kamu selama ini. Maaf Karen aku udah bikin kamu nangis. Maa karena aku nggak bisa menjadikan kamu sebagai yang pertama. Maaf karena aku nggak bisa menepati janji sama kamu. Maaf karena aku nggak pernah bisa meninggalkan dia buat kamu. Maaf, maaf, maaf”
“cintanya untu dia adalah jenis cinta yang berlandaskan komitmen dan tanggung jawab, bukannya cinta yang membara pada satu waktu, tetapi padam pada kemudian har. Cintanya bersama dia adalah jenis cinta yang akan terus tumbuh dan berkembang hingga akhir hayat”
Ditemani dengan beberapa lagu “Hello –Lionel Richie & When I need you- Leo sayer”